Metro TV menyebutkan bahwa pola rekrutmen teroris muda ada 5 yakni:
- Sasarannya siswa SMP akhir-SMA dari sekolah-sekolah umum.
- Masuk melalui program ekstra kurikuler di masjid-masjid sekolah.
- Siswa-siswi yang terlihat tertarik kemudian diajak diskusi di luar sekolah.
- Dijejali berbagai kondisi sosisl yang buruk, penguasa korup, keadilan tidak seimbang.
- Dijejali dengan doktrin bahwa penguasa adalah thaghut/kafir/musuh.
Dan Kecaman terhadap Metro TV pertama saya dapatkan dari rekan saya di facebook yang membuat status seperti dibawah ini
Ayo kirimkan SMS pengaduan ke Komisi Penyiaran Indonesia keNah, itulah tadi informasi mengenai Sebut Rohis Generasi Baru Teroris, Metro TV Dikecam. Setujukah anda dengan pendapat Metro TV tersebut ?
nomor 081213070000 (tarif normal) atas ketidaksetujuan kita dengan
pemberitaan GEGABAH Metro TV yang mengasosiasikan ROHIS dengan SARANG TERORIS!
Contoh format SMS: "Kami menuntut Metro TV untuk meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia terutama adik-adik ROHIS karena telah memberitakan masjid-masjid sekolah sebagai tempat rekrutmen teroris. Metro TV juga harus berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Jika tetap mengulanginya, kami menuntut Metro TV agar dicabut hak siarnya karena melakukan keresahan dan pembohongan publik. Tidak layak menjadi lembaga penyiaran."
SEBARKAN!

Posting Komentar